Pengantar Kajian Nasional (3) : Perlukah Subsidi Untuk Peternak?

Banyak yang berubah dalam mekanisme pasar dan harga pada era ini. Makin lama, kebutuhan pokok semakin melambung. Masyarakat kecil akhirnya sangat merasakan dampaknya. Usaha-usahanya gulung tikar. Atau tidak berani melakukan inovasi karena dikhwatirkan merugi dan tidak kunjung untung. Usaha-usaha yang dilakuan rakyat kecil akhirnya berjalan begitu saja. Tidak ada peningkatan dan kemajuan. Selain usaha dari dalam? Apakah diperlukan faktor dari luar?

Belum lagi jika bahan bakar minyak benar-benar akan dinaikkan. Peternak makin kebingungan untuk menambal usaha peternakan yang mereka lakukan. Apakah diperlukan subsidi? Di China, kementrian keuangannya memberikan dana subsidi bahan pertanian sebesar 24.3 miliar yuan ke beberapa provinsi di China. Hal ini mereka lakukan karena ada kenaikan harga minyak dan bahan-bahan pertanian. Begitu pula dengan di Thaliand. Pemerintahnya memberikan subsidi dan pinjaman lunak untuk kredit kendaraan roda empat yang membawa pupuk atau bahan-bahan pertanian lainnya.

Bagaimana dengan Indonesia? Apakah peternak perlu mendapatkan subsidi yang serupa dengan negara-negara tetangga? Misal peternak dapat diberikan subsidi pakan konsentrat atau alat pengolahannnya. Sehingga usaha beternak mereka dapat dihemat. Pakan mengambil proporsi 70% dalam produksi peternakan sehingga perlu penghematan yang cukup dalam bidang pakan. Sapi dapat diberi jerami bergizi yang telah dicampur dengan molasses dan pakan konsentrat. JIka pemerintah membantu Molases atau Pakan Konsentrat serta mahasiswa memberikan penyuluhan tentang pakan yang baik maka tercipta pembelajaran dan usaha peternakan desa yang baik.

Begitu pula dengan limbah yang dihasilkan. Pemerintah dapat memberikan subsidi berupa bahan-bahan pengolahan pupuk. Dengan demikian tercipta Zero Waste dalam peternakan rakyat. Transportasi yang baik juga belum ada di peternakan. Peternak dapat diberikan kendaraan yang baik sehingga dapat menjual sendiri ternak-ternak yang dipelihara. Atau untuk mengangkut jerami, pakan ternak atau kotoran. Apakah Program ini dapat berlanjut jika sudah teralisasi?

Apabila ada program subsidi untuk peternakan rakyat minamal pemerintah telah mendorong kesejahteraan masyarakat. Kesejahteraan Masyarakat tercapai maka program Swasembada Daging akan tercapai. Baik dari segi penyedia ataupun konsumen. Jika masyarakat sejahtera maka dapat meningkatkan daya beli. Jika peternakan rakyat di Indonesia yang jumlahnya banyak ini sejahtera maka dapat berkontribusi untuk swasembada daging di Indonesia. Mari kita kaji bersama.

Tema Kajian Nasional (Sabtu, 7 April 2012) adalah Perlukah Subsidi Untuk Peternak Rakyat? Artikel diatas adalah editorial atau pengantar untuk melaksanakan kajian by YM pada tanggal 7 April 2012. Sila bagi teman-teman untuk menyiapkan data-data untuk mendukung kajian yang kita lakukan. Lebih baik lagi jika teman-teman melakukan diskusi terlebih dahulu dengan ahli atau teman-teman mahasiswa di fakultas masing-masing kemudian disampaikan kepada forum nasional. Atau dapat berdiskusi dengan dinas atau peternak setempat. Selamat Menganalisis. ISMAPETI Berkontribusi Untuk Indonesia. PB ISMAPETI.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s